Saturday, September 15, 2007

Untukmu Selamanya


Mungkin sekeping harap itu pernah menghinggap
Mengisi rasa yang terkristal
Jauh membumbung tinggi
Hingga menjulang ke ujung bumi

Ada galau yang masih menyibakmu
Keragu-raguan tergenggam di selaksa bening matamu
Hingga kau bermuram durja
Melupakan ketulusan hati dan cinta ku

Adinda terkasih penghapus getar getar kerinduan ku
Mungkin aku hanyalah butiran debu yang mudah menguap
Mungkin aku hanyalah guratan sunyi di tepian senja
Mungkin aku hanyalah kekelaman yang mengabadi di penghujung malam
Mungkin aku hanyalah suara pungguk perindu bulatan kesempurnaan bulan

Namun perasaanku padamu adalah ...
Adalah tetesan air sungai kecil yang akan selalu bermuara di lautan
Adalah kehangatan pancaran mentari pagi yang memberi alam seutas senyum
Adalah buih buih embun di ujung rerumputan bak laksana permadani pengalung kesegaran alam

Rasa yang tergenggam ini akan mengabadi
Meretas, mengalir dan mengkristal
Walau pun puing puing retak yang menggores akan memecahkan kepingan
Akan ke rekat kembali dengan seutas tali kesetiaan

Kadang alunan kata tak senyata kehadirannya
Kadang kekeruhan jiwa menutupi pancaran nya
Maka biar dirimu kini memilah sesosok pemuja
Demi menemukan seseorang yang membawa mu pada kesucian hati dan pikiran

4 comments:

embunpagi said...

Membaca puisimu, mengingatkanku akan dirimu yang pernah hadir di hari2 yang entahlah harus kutafsirkan sebagai apa. Bahkan membaca puisimu, mengingatkanku akan kata2 indah yang pernah kau lontarkan. Aku bahkan terpesona dan terbius dengan pesonamu dalam mengungkap rasa. Namun, aku tak pernah tahu siapa dirimu sebenarnya,ketika aku pernah mengharapkanmu mengirimkan lagi kata2 indah itu, tapi kau tak pernah hadir lagi. Teruslah berekspresi dalam puisi cinta nan indah itu

Boe Kie said...

yup... kata2 yang menyentuh... memang pedih euy, ketika ketulusan kita dalam mencinta, terkhianati oleh sesuatu yang gak jelas.. yang membuat ia gundah.. karena mulai kehilangan gue dihatinya... :(

CempLuk said...

amin..semoga apa yg diinginkan tercapai.

ishtar said...

lagi naksir? lagi jatuh cinta atau apa nih..
tetep kok puisi yang bagus..

Template Designed by Douglas Bowman - Updated to New Blogger by: Blogger Team
Modified for 3-Column Layout by Hoctro